Implementasi dapat diartikan sebagai seluruh
kegiatan yang dilakukan untuk menggunakan teknologi komunikasi. Implementasi
sendiri secara harfiah berarti penerapan. Dalam prakteknya, penerapan teknologi
komunikasi harus didahului oleh penguasaan keterampilan mengoperasikan
teknologi komunikasi tersebut. Karena tanpa keterampilan menguasai teknis,
suatu teknologi komunikasi tidak akan mungkin diterapkan oleh seseorang. Hal
ini mengisyaratkan teknologi komunikasi sebuah inovasi.
Teknologi komunikasi merupakan sistem teknologis dan
untuk pemakaiannya manusia perlu mengaturnya sesuai dengan nilai – nilai yang
diisyaratkan oleh teknologi komunikasi itu sendiri. Nilai – nilai itu bisa
bertentangan dengan nilai yang telah ada atau dianut oleh suatu masyarakat. Hal
inilah yang menyebabkan penerapan
teknologi komunikasi sering melahirkan masalah dalam kehidupan sosial
masyarakat. Perspektif
Teknologi Komunikasi terdiri dari 4 bagian, yaitu :
1. Teknosentrik, pada bagian ini memandang bagaimana teknologi mengubah
masyarakat
2. Sosiosentrik yaitu Bagaimana lingkungan yang ada
menciptakan teknologi, dimana teknologi ada karena kebutuhan sosial.
3. Konflik yaitu dimana teknologi dapat muncul
karena konflik kepentingan atau kebijakan politik. Contoh : TV Digital.
4. Desain Sistem. Dari tiga sistem yang telah ada dapat mengubah kebiasaan
masyarakat, karena dari tiga sistem tersebut dapat menciptakan teknologi baru.
Read More